(Hampir) Gagal Terbang Karena Salah Nama,Pesan Lewat Traveloka
Buat kalian yang sering traveling bareng sama temen-temen
tentu masalah kolom pengisian nama adalah hal yang paling crusial. Biasanya
sampai dicek berkali-kali, tapi ada juga yang system ada yang langsung nyimpen
nama kita di aplikasi tersebut, jadi ketika kita mau beli tiket dengan
orang-orang yang sama maka langsung auto fill, Traveloka sebagai salah satu
contohnya.
Sebenernya udah lama mengalami hal ini, sekitar tahun 2017,
tapi baru sempet nulis pengalaman yang bikin jantung kek orchestra menjelang
liburan panjang yang sangat dinantikan. Jadi critanya, diawal tahun 2017 gw
bersama 2 temen gw merencakan liburan ke korea, sampai akhirnya menuju pertengahan
tahun kami bertiga nemu tiket pesawat yang agak “terjaungkau” walau gak
murah-murah banget pakai Cathay Pasific. Ternyata, harga yang tertera itu gak
include airport tax (karena pesawat Cathay biasanya transit di Hongkong) atau biaya lain-lain yang endingnya tetep
mahal juga.
Tapi, cita-cita mulia untuk jalan-jalan ke Korea Selatan, sudah
terlanjur kebayang-bayang di angan.
Kali ini, kami memutuskan beli lewat traveloka, dan
kebetulan kali ini emang pernah pergi bareng bareng orang yang sama jadi
otomatis nama udah kesimpen di system. Petugas yang kebagian tanggung jawab
beli tiket kali ini adalah gw, dan gw masukan nama mereka dengan full 2 nama.
Tapi, karena udah ada file kesimpan jadi ada nama yang kedouble entah kenapa
saat udah di proses booking tiket & payment. Ibarat kata, ada family name
yang ke-double untuk khasus kali ini, tapi nama gw normal sebagaimana mestinya
karena ngisi manual.
Selama berbulan-bulan sampai sebelum tanggal keberangkatan,
gw coba searching kanan kiri termasuk Tanya dengan pihak travelokanya untuk hal
ini, dan Traveloka menyarankan untuk ganti nama ke 2 temen gw ini dengan biaya
kurang lebih 1 jutaan untuk masing-masing nama. Tentunya, budget segitu
bukanlah budget yang dikit untuk anak-anak kucrit freshgraduate yang pengen
pergi backpakeran ke korea dengan budget yang sangat minim dan dibantu cicilan
pula. Akhirnya, kita skip dulu masalah ini dan mencoba untuk pura-pura bodo
amat saat hari flight nanti.
Pada saat satu hari sebelum keberangkatan, tentunya kami
coba untuk web-checkin lewat official website dari Cathay. DAAAAANNNNNNNN……. Ternyata
justru nama gw yang gak bisa check ini dan ditolak oleh system. Kami bertiga
memutuskan untuk menyelesaikan ini pada saat hari-H check in dengan dateng
lebih awal dari jam boarding. Janjian di terminal 2, dengan gugup kami
mendatangi counter check in Cathay Pasific, dan bener dong nama gw doang yang
gagal check in. But why???? Kenapa malah nama gw yang gak bisa sedangkan nama
temen gw yang awalnya ada apa2 justru gak kenapa-kenapa (positifnya adalah kalopun harus bayar cuma bayar satu nama aja, gak 2 nama seperti sebelumnya). Setelah tanya-tanya sama
pertugas jaga Cathay ini, ternyata oh ternyata out of nowhere nama gw ada yang
kebalik, nama keluarga jadi ditengah dan nama tengah jadi nama keluarga.
Agak sedikit shock, mengingat kita boarding jam 11.30 PM dan
saat kita tanya ini kurang lebih udah jam 9.00PM lebih. Lalu, kita tanya sama
petugas, apakah yang bisa diurus untuk masalah ini? Dan jawabanya adalah gw
haru bayar kurang lebih 1jutaan, untuk pengantian nama dan otomatis nama untuk
PP (24 November- 3 December 2017) akan
diubah. Disatu sisi, oke lah sejuta gak papa daripada gak jadi berangkat, tapi
kedua temen gw bersikukuh kalau itu bukan kesalahan kami, kenapa kami yang
harus bayar. Sampai disini, kita menyalahkan Traveloka habis-habisan sebagai agen
pemesanan tiket penerbangan kali ini. Make sense sih, karena emang nama gw pas
gw input gak salah dan pas gw cetak bukti booking tiket pun emang gak ada
masalah, tapi kenapa tiba-tiba pas mau check ini berubah.
Dari jam 9.30 PM kita coba terus telefon CS Traveloka untuk
mengadukan hal ini, karena saat ini kami adalah pihak yang dirugikan. Tapi udah
4x lebih ditelpon jawabanya template dan sama persis, intinya suruh nunggu 20
menit untuk dikonfirmasi kembali. Pihak Traveloka juga merasa benar karena gw “pernah
tanya” soal pergantian nama. Oke, ternyata cuma perkara pernah tanya, kita jadi
makin dilemahkan posisinya. Tetep kita kejar ini CS jam 10.45 PM belum juga ada
kejelasan tentang Traveloka akan bertanggung jawab untuk ganti rugi soal
pergantian nama ini.
Intermezo dikit, ternyata ada mbak-mbak sebelah yang juga
sama-sama terbang dengan maskapai yang sama Cathay Pasific yang juga ditolak
sama system, karena pesen Traveloka hanya dengan 2 nama aja tanpa middle name
dan diproses berhasil oleh Traveloka tapi, ternyata pernerbangan international
salah satunya dengan Cathay wajib 3 nama, yakni nama depan, middle name, dan
nama keluarga. Anehnya kenapa ini si
Traveloka bisa lolos-lolos aja tapi di Cathay ternyata malah jadi masalah
baru.Kami lagi marah-marah, dengen mbak-mbak sebelah lagi terpojokan jadi makin
panas nih ati.Anehnya kenapa ini si Traveloka bisa lolos-lolos aja tapi di
Cathay ternyata malah jadi masalah baru.Kami lagi marah-marah, dengen mbak-mbak
sebelah lagi terpojokan jadi makin panas nih ati.
Gw coba bantiun dengan ikut complain lewat Twitter
Traveloka, sedangkan ke2 temen gw pegang kendali di telepon CS. Long Story
Short, jam 10.50 mulai ada kejelasan dengan Traveloka mau mengganti biaya
penggantian nama tersebut, tapi saat ini harus gw dulu yang bayar karena akan
di transfer kemudian hari. Jam 11.10 PM, masalah udah clear dan muncul masalah
baru karena kita harus lari-larian ke imigrasi dan gate padahal itu jaraknya itu
lumayan bikin exhausted. 11.30 PM Alhamdulillah kami bisa boarding, dan landing
di Korea + balik ke Jakarta dengan selamat.
Perlajaran yang bisa dipetik dari masalah yang pernah kami
alami ini adalah :
- Kalau penerbangan international jangan mepet-mepet berangkatnya
- Kalau kamu merasa disalahin padahal kamu gak salah berarti kamu harus berjuang, sampai hak kamu didapatkan dengan seharusnya.
Jangan panic, mari piknik!
Mbak bisa minta id sosmed yg bisa sy hubungi/fast response kebetulan saya ada kejadian mirip2 ini, takut ga bisa berangkat ðŸ˜
BalasHapushalo mba, apakah ada email yang bisa saya hubungi ? karena saya sedang diposisi ini hehehe terima kasih.
BalasHapushalo mba, mau tanya jadi yg bikin salah input nama itu apa ya? saya jg salah input nama di traveloka, karena sistem autofillnya. tp memang di e-ticket yg issued lgsg ketauan kalo salah input. jadi saya ragu juga apakah saya yg salah input atau bagaimana
BalasHapus