100ml Pertama



Dear Stranger, 

Kepercayaan. 



Tenang, ini bukan tentang rumus-rumus kimia yang behubungan dengan tabung erlenmeyer yang harus di larutkan dalam cairan-cairan tertentu agar dapat membentuk senyawa baru. Ini adalah tentang sebuah kata sifat bernama kepercayaan. 
Letaknya tidak jauh dari ujung bibir, tepatnya pada 100ml pertama. Saat itu rasa, logika, dan naluri berkumpul menjadi satu membentuk sebuah kata berujung kepada kepercayaan. 100ml, tidak banyak tidak juga sedikit. Pada 100ml pertama nyawa benar dipertaruhkan untuk pemenuhan kepercayaan pada orang lain. Saat-saat genting ketika semua dipertaruhkan pertama kali. Tidak mudah membuat orang menoleh kepada kita di saat semua orang sama, maka dari itulah mengapa 100ml pertama ini sangat penting. Apakah kamu sependapat denganku? 

Ketika kita sedang mencoba minuman baru di sebuah mini market. Dengan ragu-ragu kita mengambil barang itu dengan ribuan resiko terbuang akibat dari rasa yang kurang menyenangkan dari produk tersebut. Namun kita tetap bersikukuh untuk membelinya dengan ribuan alasan iba, menarik, dan banyak alasan lain. Nah, satu tegukan belum terasa betul bagaimana rasanya, dua tegukan, tiga tegukan baru benar-benar kita mengetahui apakah produk minuman tersebut akan kita beli untuk ke dua kalinya atau tidak. Di sinilah letak 100 ml pertama dipertaruhkan menjadi sebuah kepercayaan.  Jika berhasil maka 100 ml ini akan berubah menjadi berkalilipat yang tak terduga. 

Kita tidak sedang bicara tentang branding ataupun marketing di sini, melainkan tentang nilai kehidupan. Kepercayaan tidak melulu berhubungan dengan benda tetapi juga hubungan antar manusia. Melalui beberapa puluh kata atau melalui jangka waktu yang pendek sekalipun orang bisa menilai apakah seseorang dapat dipercaya atau tidak. Seiring dengan waktu yang terus bergulir, tentunya semakin banyak orang yang kita temui, dan begitu banyak juga karakter kepribadian menyertainya. 

Be careful on the 100 ml of life! Salah-salah kita mengemasnya justru akan menghancurkan diri kita sendiri.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Lipsync

(Hampir) Gagal Terbang Karena Salah Nama,Pesan Lewat Traveloka