Ketika Romantika Cinta dan Rangga Tidak Lepas dari Puisi
Di Halaman Belakang Puisi Ini
Puisi adalah pesta
Seperti ulang tahun atau pernikahan, tetapi benci perayaan.
Ada beranda di halaman belakang buat setiap tamu yang datang.
Aku biarkan orang-orang berbincang dan bersulang dengan diri sendiri
Aku mungin tidak berada di sana-
aku sedang duduk menemani diriku
di taman kota atau perpusatakaan atau
terjebak pesta berbada dalam puisi
yang belum dituliskan.
Aku mengundang kau juga.
Datanglah.
Masuklah.
Tidak ada kamera tersembunyi
yang mengawasimu seperti di tiap sudut kota
Di puisiku hanya akan kau temukan
tubuhmu jatuh ke lengan seseorang.
Dia menciumu hingga kau lupa kau pernah
merasa ditinggalkan.
Kau boleh membayangkan dia dalah aku
atau siapapun yang kau inginkan.
Tidak Ada New York Hari Ini - Soundcloud
Kalo kamu sudah nonton film AADC2, pasti tidak asing dengan penggalan puisi ini. Yups, Miles mempercayakan M Aan Mansyur untuk mengisi slot puisi dalam film ini. Seperti yang telah kita tahu sebelumnya bahwa film tersebut tidak lepas dari puisi. Dalam Ada Apa Dengan Cinta jilid 1 menggunakan puisi Aku - Chairil Anwar (cmiiw) yang menjembatani kisah antara Rangga dan Cinta. Sekarang giliran puisi milik M Aan Mansyur digunakan sebagai corong Rangga untuk menyuarakan isi hatinya dalam film ini.
Puisi dalam buku Tida Ada New York Hari Ini benar mengisahkan kepergian, kehidupan, dan perasaan Rangga. Begitu dalam dan ringan penyampaian M Aan Mansyur menggambarkan pemikiran Rangga yang bisa dibilang sangat sulit ditebak dalam film pertamanya. Setiap orang yang jatuh hati dalam film AADC ada baiknya untuk membaca puisi demi puisi dalam buku tersebut.

Komentar
Posting Komentar